Fractured Stories: Pengertian, Ciri, Struktur, dan Contohnya - Fractured stories adalah cerita yang menyajikan alur tidak utuh atau tidak berurutan secara kronologis.
A. Pengertian Fractured Stories
Fractured stories adalah cerita yang menyajikan alur tidak utuh atau tidak berurutan secara kronologis. Kata fractured berarti “terpecah”, sehingga cerita ini disampaikan dalam potongan-potongan waktu, sudut pandang, atau peristiwa yang saling melengkapi.
Dalam fractured stories, pembaca tidak langsung memahami keseluruhan cerita sejak awal. Pembaca harus menghubungkan setiap potongan cerita untuk mendapatkan makna utuh.
Fractured stories sering digunakan untuk:
Menambah unsur misteri
Membuat cerita lebih menarik dan menantang
Mengajak pembaca berpikir kritis
B. Tujuan Penggunaan Fractured Stories
Penggunaan fractured stories memiliki beberapa tujuan, antara lain:
Membangun rasa penasaran pembaca
Menampilkan konflik secara lebih dramatis
Menunjukkan perubahan karakter dari waktu ke waktu
Memberikan sudut pandang yang berbeda-beda
Mengajak pembaca aktif menafsirkan cerita
C. Ciri-Ciri Fractured Stories
Fractured stories memiliki ciri khas yang membedakannya dari cerita biasa, yaitu:
Alur Tidak Kronologis
Cerita tidak dimulai dari awal–tengah–akhir secara urut.Penggunaan Kilas Balik (Flashback)
Peristiwa masa lalu sering muncul di tengah cerita.Potongan Cerita Terpisah
Cerita disampaikan dalam fragmen atau bagian kecil.Perubahan Sudut Pandang
Bisa menggunakan sudut pandang tokoh yang berbeda-beda.Informasi Dibuka Secara Bertahap
Fakta penting sering disembunyikan dan baru terungkap di akhir.
D. Struktur Fractured Stories
Meskipun alurnya terpecah, fractured stories tetap memiliki struktur dasar cerita.
1. Pembukaan Tidak Langsung
Cerita bisa dimulai dari:
Tengah konflik
Akhir cerita
Peristiwa penting tertentu
2. Fragmen Cerita
Bagian-bagian cerita disusun tidak berurutan, misalnya:
Masa kini → masa lalu → masa depan
Tokoh A → Tokoh B → Tokoh C
3. Konflik Bertahap
Konflik tidak muncul sekaligus, tetapi terbentuk seiring potongan cerita digabungkan.
4. Rekonstruksi Cerita oleh Pembaca
Pembaca menyusun sendiri urutan peristiwa berdasarkan petunjuk dalam cerita.
5. Penyelesaian atau Twist
Cerita biasanya ditutup dengan:
Kejutan (plot twist)
Penjelasan konflik sebenarnya
Kesadaran tokoh utama
E. Jenis-Jenis Fractured Stories
1. Fractured Time
Cerita meloncat-loncat waktu (masa lalu, sekarang, masa depan).
Contoh:
Cerita dimulai dari tokoh dewasa, lalu kembali ke masa kecilnya.
2. Fractured Perspective
Cerita disampaikan dari berbagai sudut pandang tokoh.
Contoh:
Satu kejadian diceritakan oleh beberapa tokoh dengan versi berbeda.
3. Fractured Plot
Peristiwa utama dipecah menjadi bagian-bagian kecil.
4. Fractured Reality
Cerita memadukan kenyataan, mimpi, ingatan, atau halusinasi.
F. Perbedaan Fractured Stories dan Cerita Linear
| Aspek | Cerita Linear | Fractured Stories |
|---|---|---|
| Alur | Urut | Tidak urut |
| Penyajian | Langsung | Terpecah |
| Pemahaman | Mudah | Menantang |
| Peran Pembaca | Pasif | Aktif |
| Kejutan | Minim | Tinggi |
G. Contoh Fractured Stories Singkat
Contoh Cerita:
Pagi itu, Raka berdiri di depan makam ibunya. Tangannya gemetar.
Lima tahun lalu, ibunya masih tersenyum di dapur kecil mereka.
Suara sirene ambulans kembali terngiang di telinganya.
Kini, Raka baru menyadari bahwa kepergiannya bukan karena sakit, melainkan rahasia yang selama ini disembunyikan keluarga mereka.
Cerita di atas tidak disusun secara urut, tetapi pembaca perlahan memahami peristiwa yang terjadi.
H. Kelebihan Fractured Stories
Cerita terasa lebih unik dan kreatif
Membuat pembaca lebih terlibat
Cocok untuk cerita misteri dan drama psikologis
Memberikan pengalaman membaca yang berbeda
I. Kekurangan Fractured Stories
Sulit dipahami oleh pembaca pemula
Membutuhkan konsentrasi tinggi
Risiko cerita membingungkan jika tidak ditulis dengan rapi
J. Tips Menulis Fractured Stories
Tentukan cerita utuh terlebih dahulu
Pilih bagian mana yang akan dipecah
Berikan petunjuk waktu yang jelas
Jangan terlalu banyak fragmen
Pastikan akhir cerita menjelaskan konflik utama
K. Penutup
Fractured stories merupakan teknik bercerita yang menarik dan menantang karena menyajikan alur yang terpecah-pecah. Teknik ini mengajak pembaca untuk berpikir, menafsirkan, dan menyusun sendiri potongan cerita menjadi satu kesatuan yang utuh.
Dengan memahami fractured stories, peserta didik dapat meningkatkan kemampuan membaca kritis dan menulis kreatif secara lebih mendalam.
Baca Juga: Mengedit Foto Terbaik Menjadi Gaya Cinematic Menggunakan Aplikasi AI

Comments
Post a Comment